Memilih Kegiatan Extrakulikuler ketika Kuliah

Bismillahirrahmanirrahim.

Waktu : 31 Oktober 2015 ( Rilis 1 )

Semoga data ini ditulis hanya untuk mengharap ridha allah semata, tanpa kontaminasi nafsu manusiawi.

Memilih Kegiatan Extrakulikuler ketika Kuliah

Kegiatan Extrakulikuler di kalangan Mahasiswa beragam,dilihat dari bentuknya juga

beragam,yaitu :

1.Komunitas

2.Keagamaan

3.Organisasi Murni

4.Olahraga

1.komunitas contohya adalah perkumpulan pencinta reptil,perkumpulan pencinta Bahasa jepang,Pencinta Motor dan seterusnya.

2.Kegiatan Keagaman yang didalamnya biasanya terdapat pembelajaran mengenai agama lebih dalam dan menjadi panitia dalam event-event keagamaan

3.organisasi murni yaitu seperti Eksekutif Mahasiswa,Badan Eksekutif Mahasiswa dan seterusnya.

1.APA YANG HARUS DIIKUTI ?

Pertanyaan semamacam ini lebih menjurus untuk melihat dan bercermin kepada diri kita

sendiri.kita harus tau terlebih dahulu apa yang menjadi Visi kita dalam hidup.apa yang menjadi goals kita yang harus kita tuju. Petakan itu semua dahulu baru kemudian pikirkan Sub-sub apa yang bisa menunjang anda untuk bisa meraih Visi atau Goals yang anda inginkan.

Keikutsertaan kita dalam kegiatan extrakulikuler ataupun olahraga secara tidak langsung mengisaratkan agar kita menjadi anggota yang baik ,anggota yang berjuang untuk komunitas tersebut, bukan hanya numpang hidup tetapi menghidupi kegiatan atau komunitas tersebut.

Kebanyak yang terjadi adalah tidak mempunyai alasan yang jelas dan terarah atas dasar apa mereka menginvestasikan waktunya untuk kegiatan tersebut. Meningat waktu adalah hal berharga dalam

hidup yang harus sangat dimanfaatkan secara baik dan tidak untuk hal-hal semu yang memberikan manfaat yang tak nyata.

Menigkuti banyak kegiatan dan berkontribusi dalam semua kegiatan tersebut bisa dibilang bukan hal mudah. Mengikuti semuanya tetapi hanya numpang nama, mencari atribut, eksistensi dan kaos atau malah mencari untuk hal perut. Sungguh sangat disayangkan.

Alangkah baiknya mengikuti kegiatan yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi pondasi- pondasi visi yang akan anda tuju, bukan membuang-buang waktu dengan bergerombol, berlabelkan pencinta suatu hal yang tak jelas manfaatnya.

Untuk mencapa visi yang overrated, atau talent yang overrated, dibutuhkan kemampuan-kemampuan sub skil-sub skill yang kokoh dan berulang ( Deliberate Practice ) .untuk itu lebih baiknya anda mengikuti kegiatan yang linear dengan Visi anda. Mengikuti kegiatan yang non-linear hanya akan membuat waktu anda untuk hal yang akan anda tuju tersita.

Saya tidak melarang anda untuk hanya mempunyai suatu profesional skill yang tajam, tetapi anda juga bisa menguasai hal-hal lain secara mendalam (versatilist) juga seperti yang ditorehkan oleh Al-farabi yang menugasi matematika,fisika,kimia,filosofi,logika, ilmu jiwa, metafisika, politik, musik dan menulsikan pulihan-puluhan buku-buku dalam berbagai bidan dan diakui,bukan hanya sebagai buku referensi biasa.atau sepeti Al-jazari,Ibnu Al-khaitam.dan Ilmuwan lainnya.

Yang terpenting adalah anda harus sadar,terbangun dan paham dengan pertanyaan

1.“mengapa saya mengikuti kegiatan ini ? mengapa tidak yang lain,apa nilai lebih nya ?”

2.”apa dampaknya bagi kehidupan saya kedepannya?”

3.”apakah untuk menguasai bidang ini saya harus mengikuti komunitas ini?”

4.”apakah dengan mengikuti komunitas ini skill dan ilmu saya bertambah signifikan ataukah lebih

signifikan jika saya belajar secara otodidak?”

5.”apakah output dari komunitas ini sudah melahirkan orang-orang yang handal seperti yang ada pada SOP,VISI dan MISI dari komunitas ini?”

6.Siapa yang akan memimpin saya dan bagaimana ia memimpin ?

7.apakah lingkungan di komunitas ini mendunkung saya untuk membangun pondasi-pondasi Visi saya?

8.apakah orang-orang pemimpin-pemimpin komunitas ini mempunyai dedikasi yang tinggi untuk dirinya sendiri dan orang lain?”

Terakhir adalah kepercayaan dan prinsip serta pola pikir diri. Ketika anda

menenggelamkan diri kepada kegiatan atau komunitas tersebut, kemudian kepercayaan anda serta

prinsip dan pola pikir anda yang sebelumnya baik mengalami degredasi, hal itu patut menjadi pertanyaan.

Alhamdulillahirabbil alamin

NB : data ini di tulis oleh seorang pemula, mohon tidak dijadikan referensi, data ini ditulis dengan harapan bisa menjadi komparasi dengan data-data yang anda miliki. Semoga bermanfaat.

Azzam Syawqi Aziz

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s